Pages

Sabtu, 09 Mei 2015

Melati Di Kala Senja

Untuk melatiku yang putih, kecil dan wangi. Yang kutemukan diantara baris-baris sajak senjaku setahun lalu. Tetaplah tegar dan mewangi, meski belukar berduri mengejek engkau tak secantik mawar atau seanggun anggrek. Dengarlah, mawar dan anggrek tak bisa hidup diantara himpitan belukar berduri tapi kamu yang kecil dan lemah mampu bertahan tetap hidup, tetap tegar dan senantiasa mewangi. Lebih cantik. Lebih anggun saat senja yang jingga berpadu dengan kulitmu yang putih. Aku mencintaimu, sampai nanti akan tetap mencintaimu. Temani aku hingga senjaku berlalu malam. Tua dan layu bersama. #E

3 komentar:

  1. Terima Kasih sudah mampir ;)

    BalasHapus
  2. Hai Eric! :D

    Tulisanmu cukup bagus. Bisa dicoba, kalau seandainya dibuat jadi satu kesatuan dengan prosa yang lebih panjang, pasti akan semakin menarik. :D

    Oh ya, aku owner dari CariPenulis.com (@CariPenulis_Com on Twitter)

    Semangat menulis! :D

    BalasHapus

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik