Pages

Kamis, 24 September 2015

Sunyaruri (Bagian 2)

1, 2, 3….10 detik, gadis itu masih berusaha untuk menegakkan posisi berdirinya, lantai tempat ini licin, selalu licin, selalu dibersihkan sebelum dibuka dan ketika tutup. “Brukk..” dia terjatuh lagi. Tetap saja tidak ada manusia disini yang perduli, sebagian mungkin malah tertawa dalam pikirannya masing-masing. Gadis itupun tetap keukeuh tidak juga mau meminta pertolongan. Andai saja ia mau membuka mulutnya, mungkin, mungkin saja aku akan maju menolongnya setelah berpikir dulu sebanyak 1000 kali. 1, 2, 3…10 detik lagi berlalu, dia masih terduduk dan berusaha berdiri dengan bertumpu pada tongkatnya, malang sekali. “Ayo berdiri” entah setan datang darimana, kaki ini bergerak sendiri, seperti pahlawan dalam dongeng yang tiba-tiba datang menolong sang putri. “Eehh..terima kasih” seperti kaget gadis itu karna tidak menyangka di dalam tempat yang penuh dengan manusia tapi tidak seperti manusia ini ternyata masih ada manusia. “Sama-sama” kataku singkat, hampir tanpa ekspresi. “Terima kasih sudah ditolong, aku Nessa” katanya sambil tersenyum. Saat tersenyum dia benar-benar manis, perasaan deg-degan seperti ini entah kapan terakhir pernah kurasakan. “E…ee..Edric” sial, kenapa juga jadi gugup seperti ini, umpatku dalam hati. “Kenapa?” setan darimana lagi yang akhirnya sanggup memaksaku untuk bicara, membuka topik. “Kenapa? Maksudnya? Dia bingung. Aku juga bingung. “Maksud, maksudku, kenapa tadi tidak berusaha untuk minta tolong, disini kan banyak orang, kalau aku biarkan mungkin sampai tempat ini tutup kamu akan tetap dalam posisimu tadi” ohh, lihatlah lancar sekali aku berbicara. “Ohehe, itu, yaa, mau minta tolong males sih, sstt..jujur aja orang-orang disini lebih kayak patung daripada manusia, hihi..” Aku terdiam, jika tadi aku tidak menolongnya, mungkin baginya aku juga adalah bagian dari makhluk-makhluk disini, manusia bukan, patung juga bukan. Hampir saja. Setan darimanpun kamu. Terima kasih. Kami berbincang banyak hal hari ini. Setelah hari ini, hidupku berubah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik