Pages

Minggu, 19 Juni 2016

"R"

Hujan sedang deras derasnya saat tiba-tiba saja aku terpikir untuk menulis sedikit kisah tentang kamu "R". Kalau aku tidak salah ingat tahun ini genap 7 tahun sudah sejak pertama kali aku mengenalmu. Pertama kali saat kita ada di dalam kelompok yang sama pada saat masa orientasi SMA. Saat itu aku masih benar benar polos, lugu dan kuper. Sendirian dan tidak kenal siapapun. Kamu juga seperti itu, polos dan masih lugu. Rada rada bloon juga hehee..tapi kamu cantik. Aku agak agak lupa awalnya bagaimana sampai akhirnya aku yang kuper bisa jadi temanmu sekaligus satu-satunya temanku. Waktu berjalan dan kita menjadi sahabat. Menghabiskan seluruh waktu kelas satu di dalam kelas yang sama. Biasa saja dan baik baik saja. Sampai suatu hari awal dari semua ini dimulai. Saat itu ada kabar bahwa kamu sedang dekat dengan seorang kakak kelas. Untuk pertama kalinya aku benar- benar merasakan perasaan yang aneh. Aku tak paham dan tak mengerti itu apa. Hanya rasanya ingin marah dan tidak suka saja klau namanya disebut sebut. Seiring berjalannya waktu aku baru tahu kalau itu disebut cemburu. Mungkin karna kita selalu dekat makanya aneh jika ada yang ingin ikut masuk. Tapi aku salah, semuanya tak sesimpel itu. Perasaan ini bukan hanya sebatas itu. Hmm..klau aku ingat-ingat lagi ternyata saat itu lucu juga, aku yang tidak suka kamu dekat dengannya tapi justru malah akulah yang menjadi penghubung diantara kalian. Kalian akhirnya jadian tapi tidak lama putus. Jujur aku senang. Akhirnya segalanya kembali seperti sedia kalah. Hanya aku dan kamu. Tapi sekali lagi aku salah, segalanya tak pernah kembali seperti semula. Bukan, bukan kamu yang berubah tapi justru aku. Perasaanku. Seiring waktu aku mulai menyadari lebih dari seorang sahabat aku mencintaimu. Ya, "R" aku mencintaimu. Tapi bersamaan dengan cinta yang datang keberanianku lenyap. Aku pengecut, ya, ketimbang mengatakan segalanya padamu aku lebih memilih untuk menyimpannya sebagai rahasia dalam buku pribadiku. Membiarkan segalanya tetap seperti itu. But, everything didnt happen like i want. Aku tak tahu bagaimana ceritanya sampai semuanya bocor. Teman-teman mulai membicarakan semuanya. Aku tak tahu seperti apa pemikiranmu saat itu tentang aku. Tapi aku memang jagonya jika bicara soal berpura pura aku tak tahu apapun. Kubiarkan segalanya berjalan walau aku sendiri jelas merasa kita sudah tak lagi seperti dulu. There's a space between us. Kelas satu sudah hampir selesai. Dan, boom..segalanya terjadi. Waktu itu seusai ujian kenaikan kelas. Aku ingat tepat pada saat ulang tahunmu. Seharusnya aku tahu sebuah rahasia haruslah tetap menjadi rahasia. Saat menulis ini aku jadi tertawa sendiri mengingat aku dulu benar-benar bodoh. Di depan seluruh kelas, di depan seluruh teman-teman dengan mengumpulkan seluruh keberanian aku melepas topengku dan menyatakan seluruh perasaanku padamu. Tapi segalanya menjadi bencana. Kamu menolak dan pergi meninggalkan aku yang berharap banyak begitu saja tanpa berkata apapun. Saat itu aku tahu rasanya patah hati, aku sedih, bukan karna olok olokan dari teman-teman atau karna penolakanmu tapi karna kamu pergi begitu saja tanpa berkata apapun. Hidupku benar-benar berubah kamu yang paling tahu cita-citaku untuk menjadi seorang dokter. Seharusnya saat pemilihan jurusan aku memilih IPA tapi karna aku tahu kamu juga menginginkannya maka aku membuang impianku dan memilih jalan yang berbeda. Aku tak punya sisa keberanian lagi jika setiap hari harus selalu bertemu denganmu. Waktu berjalan lagi, aku dengar kamu sedang dekat dengan si A atau si B. Sementara aku menghabiskan sisa masa SMAku dengan membawa seluruh beban perasaan. Menutup rapat rapat hati untuk siapapun. Mereka menertawakan karna hanya aku yang tak pernah punya pasangan. Saat kelulusan tiba aku mencoba mengucapkan salam perpisahan padamu tapi kuurungkan niatku dan pergi lebih cepat meninggalkan semuanya. Memulai kehidupanku yang baru. Berharap aku akan melupakan semuanya. Melupakan kamu. Sekali lagi aku salah, tahtamu terlalu kuat. Kuhabiskan waktuku tetap hanya sendirian. Tak pernah ada orang lain yang bisa mengoyahkan tahtamu. Tapi "R" suatu hari akhirnya segalanya pelan-pelan berubah. Saat itu aku sedang liburan di suatu tempat dan aku bertemu dengannya. Sebenarnya aku tak pernah ceritakan ini padanya takut dia akan marah hahaa..waktu itu saat melihatnya aku seperti melihat kamu. Benar-benar kamu, tingkahnya, tertawanya sama persis rada rada bloon juga hehee...piss. Lucunya lagi nama kalian pun sangat mirip diawali huruf R dan diakhiri huruf A. Sama-sama memiliki darah Sunda juga. "R" dia cantik sepertimu. Awalnya aku tak melihat dia sebagai dirinya sendiri tapi kamulah yang selalu aku lihat. Seiring berjalannya waktu aku menyadari bahwa aku salah. Kamu ya kamu dan dia ya dia. Kalian berbeda. "R" setelah hampir 7 tahun akhirnya ada yang mampu menggoyahkan tahtamu. Ya, aku mencintainya, benar-benar mencintainya. Dia sebagai dirinya sendiri dan bukan kamu. Tapi, aku tetaplah pengecut, aku tak pernah berani mengatakan secara langsung bahwa aku mencintainya. Perasaannya pun aku tak pernah tahu. Tapi aku akan berjuang demi hatinya. Seberat apapun itu. Oiya, selamat ulang tahun "R" dimanapun kamu berada sekarang, tetaplah bahagia. Semoga kelak aku bisa berjumpa lagi denganmu. Sahabatku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik