Pages

Minggu, 03 Mei 2015

Pertemuan Yang Salah

Pernah tidak kalian berfikir, tidak selalu tapi mungkin pernah. Tentang setiap hal yang terjadi di kehidupan kita. Yang kadang kadang apa yang tidak kita harapkan justru sering menjadi nyata ketimbang apa yang kita harapkan. Pertemuan misalnya, seperti aku juga. Bertemu dia mungkin, ya, di waktu yang salah. Pertemuan singkat yang tak lebih dari beberapa jam saja namun mampu memaksaku untuk terus masuk menerjang segala resiko. Saat aku tak sengaja masuk di hidupmu yang saat itu telah berdua. Kubilang aku mau jadi sahabatmu kan? Hee.. Kenyataan yang terjadi tak begitu. Perasaan ini hidup, tumbuh dan mengharap lebih. Suatu hari entah apa sebabnya kamu dan dia akhirnya memutuskan menyudahi apa yang sudah kalian bangun. Aku senang sekaligus sedih. Berfikir apa ini salahku? Waktu terus berjalan. Tapi kita tetap seperti ini, tetap dalam ikatan persahabatan tak lebih. Akupun tak mau meminta lebih, takut akan merusak lagi semuanya. Meski sebenarnya kamu tahu perasaanku kan? Tapi aku tak pernah tahu seperti apa rasamu. Biar saja lebih baik aku tak tahu untuk sekarang, mungkin juga nanti tak perlu tahu. Jika bagimu ternyata aku hanyalah segumpal awan yang hadirnya hanya boleh sementara. Maka biarlah. Aku pergi. Menunggu hujan yang berikutnya. Senin, 04-05-2015, Ditulis saat hujan sedang turun #E

2 komentar:

  1. terkadang, waktu yang tak epat mempertemuka hal yang tak tepat :")

    BalasHapus
  2. Benar..kadang waktu yang kita harapkan berbicara di saat yang gak tepat

    BalasHapus

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik